berita

Mengikuti Penyuluhan Tata Krama Berbicara Media Sosial Remaja

Pelaksanaan kegiatan penyuluhan Tata Krama berkomunikasi di media sosial sukses digelar untuk membekali para remaja dengan etika digital yang santun. Program edukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran pelajar mengenai dampak hukum dan sosial dari setiap unggahan, komentar, serta tulisan di platform online. Para peserta diajak memahami bahwa aturan kebiasaan bertutur kata yang baik berlaku sama kuatnya di dunia digital maupun di dunia nyata. Kegiatan penyuluhan ini diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa.

Pakar komunikasi digital yang menjadi narasumber memaparkan contoh kasus nyata mengenai dampak buruk dari penyebaran berita bohong, ujaran kebencian, dan cyberbullying. Pelajar diberikan pemahaman mendalam mengenai Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik yang mengatur batasan hukum dalam berselancar di dunia maya. Pemahaman hukum ini penting agar remaja lebih berhati-hati dan bijak sebelum membagikan konten ke publik. Etika berkomunikasi menjadi benteng keselamatan diri digital.

Selain bahaya hukum, materi penyuluhan menekankan pentingnya menjaga Tata Krama dan kesopanan saat berinteraksi dengan guru, teman, maupun masyarakat umum di media sosial. Siswa diajarkan cara menggunakan ragam bahasa yang tepat saat mengirim pesan singkat atau memberikan tanggapan di kolom komentar. Penggunaan bahasa yang sopan mencerminkan kepribadian, pendidikan, serta tingkat kedewasaan seorang pelajar berkarakter unggul. Diskusi interaktif membuka pemikiran siswa mengenai kebiasaan digital yang sehat.

Pihak sekolah mengimbau para orang tua untuk turut memantau dan membimbing aktivitas digital putra-putri mereka secara berkala di rumah. Kerjasama yang harmonis antara lingkungan sekolah dan keluarga akan memperkuat pembentukan etika komunikasi digital yang positif pada diri anak. Sekolah juga menyediakan layanan pengaduan bagi siswa yang menjadi korban kejahatan di media sosial demi perlindungan psikologis mereka. Lingkungan digital yang aman adalah tanggung jawab bersama.

Melalui sosialisasi pentingnya Tata Krama berkomunikasi digital ini, diharapkan para pelajar dapat menjadi pengguna media sosial yang bijak, cerdas, dan bertanggung jawab. Generasi muda diarahkan untuk memanfaatkan platform digital sebagai sarana belajar, berkarya, dan menyebarkan kebaikan bagi sesama. Mari kita ciptakan iklim media sosial Indonesia yang sehat, santun, dan saling menghormati. Karakter bangsa tecermin dari etika bertutur di dunia maya.